Saturday, October 11, 2014

Artikel Pengertian Negara Hukum

Pengertian Negara Hukum


Pada masa Yunani kuno pemikiran tentang negara hukum dikembangkan oleh para filusuf besar Yunani kuno Plato (429-347 s.M) dan Aristoteles (384-322 s.M). Dalam bukunya Politicos yang dihasilkan dalam penghujung hidupnya, Plato menguraikan bentuk-bentuk pemerintahan. Pada dasarnya, ada dua macam pemerintahan yang dapat diselenggarakan; pemerintahan yang dibentuk melalui jalan hukum dan pemerintahan yang terbentuk tidak melalui jalan hukum.  Aristoteles merumuskan negara hukum adalah negara yang berdiri di atas hukum yang menjamin keadilan bagi warga negaranya. Keadilan merupakan syarat bagi tercapainya kebahagiaan hidup untuk warga negara dan keadilan perlu diajarkan rasa susila kepada setiap manusia agar menjadi warga negara yang baik. Peraturan yang sebenarnya menurut Aristoteles ialah peraturan yang mencerminkan keadilan bagi pergaulan antar warga negaranya maka yang memerintah negara bukanlah manusia melainkan “pikiran yang adil”. Penguasa hanyalah pemegang hukum dan keseimbangan saja.   Menurut Aristoteles, negara yang baik ialah negara yang diperintah dengan konstitusi dan berkedaulatan hukum. Ada tiga unsur dari pemerintahan yang berkonstitusi, yaitu pertama, pemerintahan dilaksanakan untuk kepentingan umum; kedua, pemerintahan dilaksanakan menurut hukum yang berdasarkan pada ketentuan-ketentuan umum, bukan hukum yang dibuat secara sewenang-wenang yang menyampingkan konvensi dan konstitusi; ketiga, pemerintahan berkonstitusi berarti pemerintah yang dilaksanakan atas kehendak rakyat, bukan berupa paksaan-tekanan yang dilaksanakan pemerintahan yang berkuasa. Dalam kaitannya dengan konstitusi, Aristoteles mengatakan bahwa konstitusi merupakan penyusunan jabatan dalam suatu negara dan menentukan apa yang dimaksudkan dengan badan pemerintahan dan apa akhir dari setiap masyarakat. Selain itu, konstitusi merupakan aturan-aturan dan penguasa harus mengatur negara menurut aturan-aturan tersebut. Konsep negara hukum yang dikembangkan oleh Plato dan Aristoteles lahir beberapa puluh tahun sebelum masehi. 

Hugo Krabbe sebagai salah seorang ahli yang mempelopori aliran ini berpendapat bahwa Negara seharusnya negara hukum (rechtsstaat) dan setiap tindakan negara harus didasarkan pada hukum atau harus dapat dipertanggungjawabkan pada hukum. Kalau diperhatikan lebih jauh ke belakang, konsep kedaulatan yang didasarkan pada hukum ini adalah suatu reaksi atas prinsip ajaran Kedaulatan Negara. Menurut teori Kedaulatan Negara, segala sesuatu dijalankan dalam setiap kebijaksanaan negara, karena negara diberi kekuasaan yang tidak terbatas. Para penganut paham ini beranggapan bahwa hukum tidak lain dari kemauan negara itu sendiri yang dikonkretkan. 

Pada masa abad pertengahan, pemikiran tentang negara hukum lahir sebagai perjuangan melawan kekuasaan absolut para raja. Menurut Paul Scholten dalam bukunya Verzamel Geschriften, deel I, tahun 1949 dalam pembicaraan over den rechtsstaat, istilah negara hukum itu berasal dari abad XIX, tetapi gagasan tentang negara hukum tumbuh di Eropa sudah dari abad XVII. Gagasan itu tumbuh di Inggris dan merupakan latar belakang dari Glorious Revolution 1688 M  sebagai reaksi terhadap kerajaan yang absolut dan dirumuskan dalam piagam Bill of right 1689 (Great Britain) yang berisi hak dan kebebasan dari kawula negara serta peraturan pengganti raja di Inggris. Paham rechtsstaats pada dasarnya bertumpu pada sistem hukum eropa kontinental yang mulai populer ada abad XVII sebagai akibat dari situasi sosial politik eropa yang didominasi oleh absolutisme raja. Paham rechtsstaats dikembangkan oleh Immanuel Kant (1724-1804) dan Friedricht Julius Sthal. Sedangkan paham the rule of law mulai dikenal setelah Albert Venn Dicey pada tahun 1885 menerbitkan bukunya Introduction to Study of The Law of The Constitution yang bertumpu pada sistem hukum anglo saxon atau common law system. Konsep negara hukum menurut  Immanuel Kant dalam bukunya Methaphysiche Ansfangsgrunde der Rechtslehre mengemukakan konsep negara hukum liberal atau negara hukum dalam arti sempit yang menempatkan fungsi recht pada staat, hanya sebagai alat perlindungan hak-hak individual dan kekuasaan negara secara pasif yang bertugas sebagai pemelihara 

ketertiban dan keamanan masyarakat (nachtwackerstaats atau nachtwachterstaats). Friedrich Julius Stahl dalam karyanya “Staat and Rechtslehre II” 1878 mengartikan pengertian negara hukum sebagai berikut; Negara harus menjadi negara hukum  yang menentukan secermat-cermatnya jalan-jalan dan batas-batas kegiatannya lingkungan (suasana) kebebasan itu tanpa dapat ditembus. Negara harus mewujudkan atau memaksakan gagasan akhlak dari segi negara yang secara langsung menurut suasana hukum. Jadi negara hukum bukan hanya mempertahankan tata hukum saja tanpa tujuan pemerintahan, atau hanya melindungi hak-hak dari perseorangan, melainkan hanya cara dan untuk mewujudkannya.   

Negara hukum menurut F.R. Bothlingk adalah “De staat, waarin de wilsvrijheid van gezagsdragers is beperkt door grenzen van recht” (negara, dimana kebebasan kehendak pemegang kekuasaan dibatasi oleh ketentuan hukum). Lebih lanjut disebutkan bahwa dalam rangka merealisasikan pembatasan pemegang kekuasaan tersebut, maka diwujudkan dengan cara,”Enerzijds in een begrenzing van de bevoegdheden van de wetgever,” (di satu sisi keterikatan hakim dan pemerintah terhadap undang-undang, dan di sisi lain pembatasan kewenangan oleh pembuat undang-undang).  

Frans Magnis Suseno, SJ., mengemukakan bahwa agar negara merupakan negara hukum dapat dirinci dalam lima ciri sebagai berikut:
1. Fungsi-fungsi kenegaraan dijalankan oleh lembaga-lembaga sesuai dengan ketetapan-ketetapan sebuah undang-undang dasar;
2. Undang-undang dasar menjamin hak asasi manusia yang merupakan unsur yang paling penting;
3. Badan-badan negara menjalankan kekuasaan masing-masing selalu dan hanya atas dasar hukum yang berlaku; 
4. Terhadap tindakan badan negara, masyarakat dapat mengadu ke pengadilan dan putusan pengadilan dilaksanakan oleh badan negara;
5. Badan kehakiman bebas dan tidak memihak. 


No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat