Saturday, September 6, 2014

Pengertian Filariasis dan Sejarah Filariasis

Pengertian Filariasis

Filariasis adalah suatu infeksi cacing gelang melalui nyamuk yang hanya sesekali bersifat zoonik. Dapat menimbulkan pembesaran yang menyolok dan cacat dari anggota tubuh
Filariasis adalah suatu kelompok penyakit yang disebabkan oleh filarioideadi negara-negara tropis dan sub tropis.
Filariasis adalah penyakit kaki gajah yang disebabkan oleh cacing benang (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Filariasis adalah suatu penyakit infeksi yang dapat dipindahkan oleh cacingfilaria ke tubuh. 

Di Indonesia, filariasis dikenal umum sebagai penyakit kaki gajah.

Menurut Liliana Kurniawan, seorang peneliti penyakit menular dari Departemen Kesehatan RI, filariasis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi cacing mikrofilaria, Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, danBrugia timori. Filariasis ditularkan melalui vektor nyamuk anopheles, culex, mansonia, aedes, dan anmigeres. Karena penyakit ini disebarkan oleh nyamuk, maka penyebaran penyakit ini pun menjadi sangat cepat. Menurut Hoedojo, seorang pakar parasitologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dampak dari penyakit ini tidak dapat dideteksi secara langsung karena gejala yang ditimbulkan bertahap dan menahun. Proses penyebarannya yang sangat cepat dan lamanya proses penyembuhan, membuat penyakit ini tergolong penyakit berbahaya.
Filariasis ditemukan di daerah tropis Asia, Afrika, Amerika tengah dan selatan, dengan 120 juta manusia terjangkit. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia, filariasis ditemukan di berbagai daerah dataran rendah yang berawa dengan hutan-hutan belukar yang umumnya didapat di pedesaan di luar  Jawa-Bali. Selain di pedesaan, filariasis juga ditemukan di perkotaan. Filariasis yang menyerang daerah perkotaan yaitu filariasis brancofti dan ditularkan melalui vektor nyamuk Culex quinquefasciatus sedangkan di daerah pedesaan filariasis ditularkan oleh Anopheles spp., Aedes spp., dan Mansonia spp.  
Berdasarkan teori dari beberapa pakar dapat disimpulkan bahwa filariasis merupakan penyakit yang berbahaya karena penyebaran penyakit ini sangat cepat dan gejala-gejala yang ditimbulkan sulit dideteksi. Penyakit ini dapat menyerang semua lapisan masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan.

Sejarah ditemukannya filariasis

Sebuah pernyatan menarik tentang asal dan penyebaran filariasis yang disebabkan oleh W.bancrofti telah diajukan oleh Laurence pada tahum 1989. Pendapatnya itu berdasarkan pada fakta bahwa filariasis telah ditemukan dan telah meluas di utara dan selatan Polynesia,sebuah area yang pertama kali dieksplorasi pada abad 17 dan 18. Orang-orang dari Polynesia ini dipercayai telah berada di Tonga-Samoa pada 2 millenium sebelum masehi,kemudian mereka menyebar dari Tahiti dan Kepulauan Pasifik Timur. Mereka dalah pelaut yang tangguh,diperkirakan mereka telah bermigrasi ke Pasifik dari Asia Tenggara dengan membawa W.bancrofti dan W.kalimantani yang ditemukan pada kera daun. Migrasi lain yang berasal dari area yang sama sebelum 500 masehi,kemungkinan besar telah mendarat di Madagaskar dan benua Afrika dengan membawa W.bancrofti. Ada beberapa bukti juga yang telah ditemukan yang membuktikan bahwa orang-orang dari Polynesia ini menyebar dari Afrika tengah ke Semenanjung Arab pada abad 14 dan 15. Mereka juga diketahui telah menyebar ke dunia baru(Benua Amerika) pada abad 17 dan 18 serta ke timur laut Australia pada abad 19. 
Sementara itu,filariasis yang disebabkan oleh cacing parasit lain telah ditemukan sejak tahun 1770. Pada saat itu,seseorang bernama Mongin menemukan Loa loa dari seorang wanita Negro di Santo Domingo, Hindia Barat.

Gregetzone " semua info greget gua suka"



No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat