Monday, September 8, 2014

Artikel Parasitologi Ascaris Lumbricoides

sejarah Ascaris lumbricoides

Ascaris lumbricoides adalah cacing yang pertama kali diidentifikasi dan di klasifikasi oleh Linnaeus melalui observasi dan studinya berlangsung antara tahun 1730 – 1750an. Dari hasil observasinya Linnaeus pergi ke beberapa tempat di dunia untuk mengonfirmasi wilayah penyebaran parasit tersebut. Linnaeus diberi kesempatan untuk menamai parasit tersebut.


klasifikasi 

Kingdom : Animalia
Phylum    : Nemathelminthes
Class        : Nematoda
Ordo        : Ascaridida
Family     : Ascaridae
Genus      : Ascaris
Spesies     :Ascaris lumbricoides

Hospes dan Nama Penyakit dari Ascaris lumbricoides

Hospes definitif = Manusia
Nama Penyakit = askariasis

Distribusi Geografis Ascaris lumbricoides

Parasit ini ditemukan kosmopolit. Survei yang dilakukan di beberapa tempat di Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi Ascaris lumbricoides masih cukup tinggi, sekitar 60-90%.

MORFOLOGI Ascaris lumbricoides

Telur yang dibuahi berukuran ±60 x 45 mikron berbentuk oval, berdinding tebal dan berisi embrio.
Telur yang tidak dibuahi berukuran ±90 x 40 mikron berbentuk bulat lonjong atau tidak teratur,  dan dalamnya bergranula.
Suhu 25⁰-30⁰ C merupakan kondisi yang sangat baik untuk berkembangnya telur menjadi bentuk infektif.
Cacing jantan berukuran 10-31cm , ekor melingkar, memiliki 2 spikula.
Cacing betina berukuran 22-35cm, ekor lurus.
Mulut terdiri atas 3 buah bibir.

Siklus Hidup ascaris lumbricoides

  • telur yang dibuahi menetas->infektif +- 3 minggu
  • jika tertelan manusia > menetas di usus halus
  • masuk ke pembuluh darah / limfe  > jantung > paru-paru> alveolus> trakea> faring
  • terjadi respon batuk>jika tertelan (dahak)>larva masuk ke sal cerna> lalu ke usus halus
  • menjadi dewasa 2-3 bulan
Patologi dan Gejala Klinis 

Gejala klinis
Ringan : gangguan pada paru-paru, diare, nafsu makan berkurang
berat    : malnutrisi dan malabsorbsi

DIAGNOSIS Ascaris lumbricoides

dengan dilakukan Pemeriksaan Tinja secara langsung apakah terdapat telur ascaris lumbricoides atau tidak. selain itu diagnosis jika cacing keluar lewat mulut atau hidung ketika muntah


Kuratif

Pirantel pamoat
Albendazol 400 mg
Mebendazol 500 mg

Preventif

  • Menerapkan sanitasi yang baik
  • Hygiene keluarga dan hygiene pribadi
  • Hanya buang air besar di jamban
  • Sebelum melakukan persiapan makan dan hendak makan tangan dicuci terlebih dahulu dengan menggunakan sabun dan air mengalir
  • Jika mengkonsumsi sayuran segar sebagai lalapan hendaklah dicuci bersih dan disiram lagi dengan air hangat.
Epidemiologi

Person : biasanya banyak kasus terjadi pada anak anak
Time    : sepanjang musim baik itu musim kemarau atau musim hujan
Place   : pada tempat lembab 25-30 derajat celcius, lingkungan tercemar tinja dan tanah liat


No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat