Wednesday, June 11, 2014

Sistem Peredaran Darah Kardiovaskular

Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah,yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh. Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi). Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengkonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan. Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.

Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah manusia terdiri dari :

  • Peredaran darah Kecil


Melalui :
Ventrikel kanan > Arteri pulmonalis > Paru - paru > Vena pulmonalis >Atrium kiri.
Atau :
Jantung > Paru-paru > Jantung
  •  Peredaran darah Besar

Melalui :
Ventrikel kiri > Aorta > Arteri > Arteriola > Kapiler > Venula > Vena >
Vena cava superior dan vena cava inferior > Atrium kanan.
Atau :
Jantung > Seluruh tubuh > Jantung

Sistem Portae
Darah sebelum masuk kembali ke jantung terlebih dahulu masuk ke dalam suatu organ yang disebut sistem portae.

Struktur Alat Peredaran Darah Pada Manusia 
Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri

FUNGSI SISTEM SIRKULASI

Fungsi umum sistem pernafasan/Sirkulasi (pertukaran) gas O2 & CO2 seluler
  • Menekan abdomen selama eliminasi urin dan feces dan melahirkan
  • Proses batuk dan bersin, merupakan reflek protektif. Menghasilkan suara dan resonansi.

Anatomi

Anatomi pernafasan tdd:
  • Bagian konduksi (conductions portion), membawa udara ke dan dari alveolus, tdk terjadi pertukaran gas. 
  • struktur yg menyalurkan udara yg diinspirasi ke alveolus pada paru dan membawa udara ekspirasi dari paru-paru ke atmosfir. (hidung – faring – laring – trakhea – bronkus)
  • Area respirasi (respiration portion), yaitu pada alveolus yg merupakan unit fungsional, terjadipertukaran gas

Hidung,

 fisiologi hidung
proses :
a. Respirasi Filtrasi Penghangatan Pelembaban bag. Medial rongga hidung
b. Penerimaan sensasi bau,epithellium olfactory, pembentukan suara fonetik
c. Ruang resonansi Farin

Larynx

Fisiologi laring:
vokalisasi, Produksi suara cegah terjadi aspirasi ke dalam trakheobronchial. saat menelan: katup menutup Katup   tekanan batang trakcheobronchial tinggi. pita suara tertutup Katup saat batuk 

Trachea

  • fungsi: sekresi mucus.Di dalamnya terdapat Pseudostratified ciliated columnar epithelium memiliki sel goblet 
  • fungsi: Memicu refleks batuk(Cilia )

Bronchus

Bronchus kanan: lebih pendek, besar & memiliki lumen yg besar, terdiri dari lobus atas, tengah & bawah.
Bronchus kiri: terdiri dari lobus atas & bawah.
  • Fungsi: menyalurkan udara menuju paru-paru
  • mensuplai segmen bronchopulmoner.

 bronchiolus :

  •  fungsi = Bronchus 

Setiap segmen bronchus memiliki > 50 terminal bronchiolus
Setiap bronchiolus membentuk > 2 ductus alveolus
Dinding bronchus mengandung carttilago & otot-otot polos.
resistensi jalan nafas meningkat > lumen sempit > bronchospasme >Otot polos berkontraksi

Sistem sirkulasi dibagi dua bagian utama :
  • Sistem sirkulasi darah, terdiri dari : jantung yg berfungsi sebagai  pompa, pembuluh darah , dan darah yang bersirkulasi.
  • Sistem saluran limfe, terdiri dari kelenjar limfe dan pembuluh limfe. Sistem tersebut saling berhubungan dan sangat berkaitan satu sama lainnya. 

STRUKTUR PEMBULUH DARAH

Pembuluh Darah 

Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan langsung dengan vena pada bagian kapiler dan venula yang dihubungkan oleh bagian endotheliumnya

Arteri dan vena terletak bersebelahan. Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler. Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal.
Perbedaan struktur masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional masing-masing pembuluh darah tersebut. 

Pembuluh darah terbagi menjadi :

Pembuluh darah arteri

1. Tempat mengalir darah yang dipompa dari bilik
2. Merupakan pembuluh yang liat dan elastis
3. Tekanan pembuluh lebih kuat dari pada pembuluh balik
4. Memiliki sebuah katup (valvula semilunaris) yang berada tepat di luar jantung Terdiri atas :
  • Aorta yaitu pembuluh dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh
  • Arteriol yaitu percabangan arteri
  • Kapiler : Diameter lebih kecil dibandingkan arteri dan vena
5. Dindingnya terdiri atas sebuah lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal
6. Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu :
  • Lapisan bagian dalam yang terdiri atas Endothelium
  • Lapisan tengah terdiri atas otot polos dengan Serat elastis
  • Lapisan terluar yang terdiri atas jaringan ikat Serat elastis

Pembuluh Balik (Vena)

1. Terletak di dekat permukaan kulit sehingga mudah di kenali
2. Dinding pembuluh lebih tipis dan tidak elastis.
3. Tekanan pembuluh lebih lemah di bandingkan pembuluh nadi
4. Terdapat katup yang berbentuk seperti bulan sabit (valvula semi lunaris) dan menjaga agar darah tak             berbalik arah.
5. Terdiri dari :
  • Vena cava superior yang bertugas membawa darah dari bagian atas tubuh menuju serambi kanan jantung.
  • Vena cava inferior yang bertugas membawa darah dari bagian bawah tubuh ke serambi kanan jantung.
  • Vena cava pulmonalis yang bertugas membawa darah dari paru-paru ke serambi kiri jantung.

Klasifikasi pembuluh darah

Pembuluh darah dibagi menjadi 5 jenis 
1. Arteri
  •  Dindingnya kuat, tebal dan elastis. Tdd 
  • Tunika intima, lap. dalam berhubungan dgn darah tdd jaringan endotel.
  • Tunika Media, lap. tengah tdd jar. otot polos bersifat elastis
  • Tunika eksterna / adventisia, lap luar tdd jar ikat berguna menguatkan arteri
  • T. intima diperdarahi oleh darah yg mengalir di pembuluh darah, T. media dan adventisia diperdarahi oleh vasa vasorum.
  • Dipersarafi oleh saraf otonom : vasomotor : vasokontriktor dan vasodilator. sehingga dapat berkontriksi atau berdilatasi.
2. Arteriola
  • Dindingnya tdd otot polos dan sedikit serabut elastis.Tunika adventisia tipis dapat berkontraksi dan berdilatasi
  • Berperan dlm mempertahankan tekanan darah.
3. Kapiler

Dinding hanya terdapat satu lapis sel yaitu tunika intima Fungsi :
  • Penghubung arteri dan vena
  • Tempat pertukaran zat
  • Menyerap zat makanan (pd usus)
  • Menyaring darah/filtrasi (pd ginjal)
4. Venula
  • Berfungsi sbg saluran pengumpul 
  • dindingnya lemah tetapi peka pada pertemuan antara kapiler dan venula  terdapat sfingter postkapiler.
5. V e n a
  • Membawa darah ke jantung
Diding tdd 3 lapisan seperti arteri tetapi lebih tipis. Sifatnya dibandingkan dgn arteri:
  • vena kurang elastis
  • mempunyai katup
  • lebih cepat kolap.

DARAH

Darah dalam tubuh ditransport ke
  1. Paru-paru (sirkulasi pulmonal) dimana oksigen diabsorbsi dan karbondioksida dikeluarkan.
  2. Seluruh tubuh (sirkulasi sitemik) menyuplai oksigen dan nutrisi ke sell dan membuang/ mengeluarkan produk sisa metabolisme 
Pembagian jumlah darah dlm pemb darah. Darah adalah connective tissue yg memungkinkan adanya komunikasi antar sel dlm tubuh dan dengan lingkungan seperti membawa: oksigen, zat-zat gizi, sekresi hormon, produksi panas, zat kekebalan, dll

Sistem transportasi, distribusi di dlm tubuh. Secara garis besar fungsi sistem kardiovaskular:
  1. Alat transportasi O2, CO2, hormon, zat-zat makanan, sisa metabolisme ke dan dari jaringan tubuh.
  2. Pengatur keseimbangan cairan ekstrasel Sistem peredaran darah
Jantung merupakan organ pemompa yang besar yang memelihara peredaran darah ke seluruh tubuh.
Sirkulasi darah dibagi menjadi 2 bagian : 

Sirkulasi Pulmonal :

Sirkulasi darah dari ventrikel kanan jantung masuk ke paru-paru kemudian kembali ke atrium kiri 
Aliran darah dari ventrikel kanan - arteri pulmonalis - paru-paru - vena pulmonalis - atrium kiri
Note : 
Arteri pulmonal mengandung darah yg tidak teroksigenasi Vena pulmonal mengandung darah teroksigenasi. Dalam paru-paru arteri pulmonalis membagi menjadi arteri yg lebih  kecil, arteriol dan kapiler

Sirkulasi sistemik

Darah dipompa keluar dari ventrikel kiri melalui aorta keseluruh 
tubuh dan kembali ke atrium kanan jantung melalui vena cava superior dan inferior. Aliran darah dari ventrikel kiri - aorta - arteri - arteriola - kapiler - venula - vena 
- vena cava inferior, superior - atrium kanan

Suplai Darah Miokardium 

Pembuluh darah yg memperdarahi jantung Arteri koronaria, berasal dari sinus vasalva
1. coronaria kanan, memperdarahi :
  • RA
  • Sebagian septum interventrikel
  • 70 % S.A node
  • 92 % A.V node
  • bundle His
  • Serabut purkinye. 
2.  coronaria kiri. Memperdarahi
  • bagian anterior LV
  • Septum inerventrikular
  • 25% S.A node
  • bagian posterior ventrikel kiri
  • serabut purkinye.
Aliran darah coroner (org dewasa) dlm keadaan istirahat sekitar 223 ml/mnt (4-5% CO) Untuk LV 80% arus darah terjadi pada waktu diastole dan 20% pada saat systole. Jumlah : 7% dari BB ( 5,6 liter pd pria dgn BB 70 Kg) pada wanita lebih sedikit Komposisi : plasma 55% dan sel 45%

Sel darah tdd : eritrosit, leukosit dan trombosit
Plasma tdd :
  • air : 91%, 
  • protein : 8% (albumin, globulin, protrombin,fibrinogen), 
  • mineral : 0,9% (NaCl, natrium bikarbonat, 
  • kalsium, fosfor, fe, dll) 
Prosentase volume darah dlm pembuluh darah
  • Jantung 9%
  • Pemb drh paru 12%
  • Arteri besar 8%
  • Arteri kecil 5%
  • Arteriola 2%
  • Kapiler 5%
  • Vena kecil, venula, sinus 25%
  • Vena besar, resevoar vena 34%

TRANSPORT GAS PERNAFASAN

Tansportasi gas dalam darah O2 perlu ditrasport dari paru-paru ke jaringan dan CO2 harus ditransport kembali dari jaringan ke paru-paru. Beberapa faktor yg mempengaruhi dari paru ke jaringan 
  • Cardiac out put
  • Jumlah eritrosit
  • Exercise
  • Hematokrot darah, akan meningkatkan vikositas darah mengurangi transport O2 menurunkan CO 
Perfusi pulmonal adalah aliran darah aktual melalui sirkulasi pulmonal O2 diangkut dlm darah; (oksi Hb) / Oksihaemoglobin (98,5%) dalam eritrosit bergabung dgn Hb dalam plasma sbg O2 yg larut dlm plasma (1,5%), CO2 dlm darah ditrasport sbg bikarbonat, Dalam eritosit sbg natrium bikarbonat, Dalam plasma sbg kalium bikarbonat Dalam larutan bergabung dengan Hb dan protein plasma C02 larut dalam plasma 5 – 7 % HbNHCO3 Carbamoni Hb (carbamate) 15 – 20 % Hb + CO2 HbC0 bikarbonat 60 – 80%   HCO3 CO2 + H2O H2CO3 - H+ + CO3-

Pengukuran volume paru

Fungsi paru, yg mencerminkan mekanisme ventilasi disebut volume paru dan kapasitas paru

Volume paru dibagi menjadi :
  • volume tidal (TV) volume udara yang dihirup dan dihembuskan setiap kali bernafas.
  • Volume cadangan inspirasi (IRV) , volume udara maksimal yg dapat dihirup setelah inhalasi normal
  • Volume Cadangan Ekspirasi (ERV), volume udara maksimal yang dapat dihembuskan dengan kuat setelah exhalasi normal
  • Volume residual (RV) volume udara yg tersisa dalam paru-paru setelah ekhalasi maksimal
  • Kapasitas Paru
  • Kapasitas vital (VC), volume udara maksimal dari poin inspirasi maksimal
  • Kapasitas inspirasi (IC) Volume udara maksimal yg dihirup setelah ekspirasi normal
  • Kapasitas residual fungsiunal (FRC), volume udara yang tersisa dalam paru-paru setelah ekspirasi normal
  • Kapasitas total paru (TLC) volume udara dalam paru setelah inspirasi maksimal 

Typical Values (young adult male of average size)
TV = 0.5-0.6 L (liters)
IRV = 3.0 L , ERV = 1.3 L
RV: VC = 4.8 L ( 5 Liters)  VC = TV + IRV + ERV 
TLC = 6.0 L  TLC = VC + RV TV + IRV + ERV + RV
FRC = 2.5 L  FRC = RV + ER= 3.5 L  IC = TV + IRV

SISTEM DAN FUNGSI JANTUNG

Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari kata Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu organ manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah. Jantung mempunyai empat ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah kiri di atas diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium yang terdiri dari 2 lembar :
lamina panistalis di sebelah luar
lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung.
Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang terdapat di antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah aliran dari bilik keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta dan pulmonalis) yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.

Fisiologi otot jantung

Struktur. dinding jantung tdd 3 lapisan :
  •   Epikardium, lap. terluar strukturnya sama dengan pericardium visceral.
  •   Miokardium, lap tengah terdiri dari otot, menentukan kekuatan kontraksi.
  •   Endokardium, lapisan terdalam tdd dari jar. endotel juga menutupi katup-katup jantung.

Perikardium (pembungkus luar jantung) tdd. lap. Parietal yaitu lapisan fibrous bagian luar. Dan Lap. visceral yaitu membran serous bagian dalam melekat pada jantung. Diantara lapisan tersebut terdapat cairan serus sebagai lubrication.

Struktur Dinding Jantung

Otot jantung , merupakan otot khusus tdd otot bergaris tetapi bekerja diluar kemauan kita seperti otot polos. Membran sel otot jtg relatif semipermiabel thdp ion-ion - ion-ion dpt bergerak sepanjang sumbu longitudinal serat otot - potensial aksi dpt cepat menyebar ke seluruh otot jantung

Elektrofisiologi otot jantung

Aktivitas listrik dari jantung merupakan akibat dari perubahan pada permiabelitas membran sel, yang memungkinkan pergerakan ion-ion. Dengan masuknya ion-ion tersebut maka muatan listrik sepanjang membran itu mengalami perubahan relatif Ada tiga ion yang mempunyai fungsi penting sekali dalam elektrofisiologi sel, yaitu : kalium, natrium dan kalsium. K adalah kation intrasel yang dominan sedangkan konsentrasi Na dan Ca tertinggi pada lingkungan ekstrasel. Membran sel otot jantung pada keadaan istirahat berada dalam polarisasi, dengan bagian luar berpotensi positif dibandingkan bagian dalam selisih potensial ini disebut potensial membran. Bila membran otot jantung dirangsang, sifat permeabel berubah sehingga ion Na masuk ke dalam sel, yang menyebabkan potensial membran Perubahan potensial membran karena stimulasi ini disebut depolarisasi. Setelah proses depolarisasi selesai, maka potensial membran kembali mencapai keadaan semula yaitu proses repolarisasi.

Permukaan Jantung

Ukuran jantung manusia kurang lebih sebesar kepalan tangan anak kecil. Jantung adalah satu otot tunggal yang terdiri dari lapisan endothelium. Jantung terletak di dalam rongga thoracic, di balik tulang dada/sternum. Struktur jantung berbelok ke bawah dan sedikit ke arah kiri. Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, namun tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma. Lapisan pertama menempel sangat erat kepada jantung, sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair, untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa konstan jantung.
Jantung dijaga di tempatnya oleh pembuluh-pembuluh darah yang meliputi daerah jantung yang merata/datar, seperti di dasar dan di samping. Dua garis pembelah (terbentuk dari otot) pada lapisan luar jantung menunjukkan di mana dinding pemisah di antara sebelah kiri dan kanan serambi (atrium) & bilik (ventrikel).

Struktur Internal Jantung

Secara internal, jantung dipisahkan oleh sebuah lapisan otot menjadi dua belah bagian, dari atas ke bawah, menjadi dua pompa. Kedua pompa ini sejak lahir tidak pernah tersambung. Belahan ini terdiri dari dua rongga yang dipisahkan oleh dinding jantung. Maka dapat disimpulkan bahwa jantung terdiri dari empat rongga, serambi kanan & kiri dan bilik kanan & kiri. Dinding serambi jauh lebih tipis dibandingkan dinding bilik karena bilik harus melawan gaya gravitasi bumi untuk memompa dari bawah ke atas, khususnya di aorta, untuk memompa ke seluruh bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah. Dua pasang rongga (bilik dan serambi bersamaan) di masing-masing belahan jantung disambungkan oleh sebuah katup. Katup di antara serambi kanan dan bilik kanan disebut katup trikuspidalis atau katup berdaun tiga. Sedangkan katup yang ada di antara serambi kiri dan bilik kiri disebut katup mitralis atau katup berdaun dua.

Cara Kerja Jantung

Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam ventrikel kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida selanjutnya dialirkan. Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Darah dalam atrium kiri akan didorong menuju ventrikel kiri, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru




No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat