Tuesday, June 17, 2014

Herbivora, Parasit, Dan Predator

HERBIVORA

Apa yang dimaksud dengan herbivora ?

  • Organisme yang memakan tumbuhan
  • Umumnya serangga herbifor : Herbifor 52%, Saprofit 19 %, Predator 18 %,    Parasit 11% 
  • Banyak mamalia herbifor, mulai dari yang kecil “tikus kecil” sampai ke yang besar “gajah”
  • Sedikit burung pemakan rumput-rumputan dan banyak burung  yang memakan biji, buah dan nektar.
  • Beberapa moluska dan invertebrata seperti rotifera dan capepoda merupakan herbifor.

Tipe Tipe Herbivora ?

GRAZERS ; Organisme yang memakan tumbuhan herbaceus dalam jumlah yang banyak, Contohnya : Kerbau, Sapi dan Kambing.
BROWSERS : Organisme yang memakan rumput dan tanaman lainnya dalam jumlah yang lebih sedikit, Contohnya : Tikus dan kelinci

Pertahanan tumbuhan terhadap herbifor 

MORFOLOGI :
Beberapa tanaman mempunyai duri dan rambut untuk melindunginya dari herbifor.
Beberapa alga dapat membentuk lapisan kalsium dibagian luarnya untuk melindunginya dari dari hewan akuatik.
KIMIA :
Tumbuhan  menghasilkan senyawa kimia yang menyebabkan dia sulit dimakan, sulit dicerna dan tidak enak dimakan. Tumbuhan dapat menghasilkan senyawa kimia yang dapat menyebabkan penyakit pada organisme yang memakannya. Daun Lantana camara bila dimakan sapi bisa menyebabkan sapi sakit. Minyak mustard dapat menyebabkan penyakit jantung. Beberapa tumbuhan menghasilkan hormon hewan yang dapat mempengaruhi kehidupan herbifor, misalnya hormon dapat menyebabkan metamorfose prematur, ecdyson : hormon yang dapat menyebkan hewan berganti kulit.hormon mirip estrogen pada leguminose.
Senyawa kimia pelindung tumb uhan ini merupakan senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh metabolisme sekunder.
Gabungan morfologi dan Kimia :
  • Banyak tumbuhan melindungi diri dari serangan herbifor dengan cara morfologi dan kimia.
  • Banyak biji yang dilindungi oleh kulit yang keras dan rasa yang tidak enak supaya jangan dimakan oleh herbifor.
Frugivory : Organisme yang memakan buah untuk mendapatkan energi, 50 –90 % tumbuhan tropik menghasilkan buah yang dapat dimakan oleh burung, mamalia dan serangga. Organisme pemakan buah akan membantu penyebaran.

Manfaat Herbifor

Organisme herbifor dapat dimanfaatkan untuk pengendalian biologis. Pengendalian biologis adalah upaya mengurangi populasi hama dan gulma dengan mengunakan musuh alaminya. Pada tahun 1800 Cactus Opuntia stricta dimasukkan ke Australia sebagai tanaman hias, tahun 1920 cactus ini menjadi gulma di area seluas 24 ribu hektar

manfaat herbifor

PARASIT

  • Binatang yang hidup diatas atau didalam binatang lain yang lebih besar yang merupakan inangnya.
  • Parasit menghisap cairan tubuh inangnya sehingga dapat melemahkan inang, inang biasanya tidak terbunuh kecuali dalam jumlah yang sangat banyak atau parasit yang mengeluarkan zat toksit.
  • Parasitoid : adalah serangga yang memarasit serangga lain  atau binatang arthropoda yang lain.
  • Parasitoid dapat menyerang setiap instar serangga, meskipun instar dewasa yang paling jarang terparasiti.
  • Larva yang dikeluarkan dari telur menghisap cairan inangnya sampai ia dewasa.
  • Larva yang keluar dari telur menghisap cairan inangnya dan menyelesaikan perkembanganya di luar tubuh inang disebut ektoparasitoid. Bila sampai dewasa di dalam inang disebut endoparasitoid.
  • Parasitoid soliter :  dalam satu inang hanya ditempati oleh satu parasitoid.
  • Parasitoid  gregarius : dalam satu inang ditempati oleh beberapa parasitoid.  

Pemanfaatan Parasit Dalam Pengendalian Hama

  • Kelemahan :Daya cari inang dipengaruhi oleh cuaca. Parasitoid yang memiliki daya cari tinggi biasanya jumlah telurnya sedikit.
  • Keuntungan : Daya kelangsungan hidup (survival) baik. Populasi parasitoid dapat bertahan dalam tubuh inang. Sifat monofag mengutungkan karena hanya akan membunuh hama tertentu.

  • Parasit

PREDATOR

  • Merupakan organisme yang hidup bebas dengan memakan atau memangsa binatang lainnya.
  • Apabila parasit memarasit inangnya maka predator atau pemangsa akan memakan mangsanya.
Perbedaan antara predator dengan parasitoid :
  • Parasitoid umumnya monofag atau oligofag, sedangkan predator umumnya polifag.
  • Untuk perkembangnya parasitoid hanya membutuhkan satu inang, sedangkan predator membutuhkan banyak mangsa.
  •   Predator langsung yang mencari mangsanya sedangkan parasitoid yang mencari inang adalah betina

predator

predator

predator

predator

predator








No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat