Tuesday, April 15, 2014

Sediaan Farmasetik Emulsi

Emulsi merupakan suatu sistem dispersi dimana suatu cairan berada dalam cairan lain. Tetapi molekul-molekul kedua cairan tersebut tidak saling berbaur. Air adalah komponen utama dalam pembuatan sediaan obat. Disamping itu, ada minyak wijen, minyak zaitun, minyak kacang tanah, minyak kenari, minyak kelapa, minyak jarak, minyak adas, minyak ikan, dan minyak sereh

Secara kasat mata, ciri-ciri sediaan emulsi seperti apa ?

Proses sederhana pembuatan emulsi
Proses sederhana pembuatan emulsi

Pada suatu emulsi biasanya terdapat tiga bagian utama yaitu :

1. Bagian yang terdispersi yang terdiri dari butir-butir yang = fase dalam biasanya berupa minyak.

2. Media pendispersi yang juga dikenal sebagai continuous phase = fase luar, yang biasanya terdiri dari air.

3. Stabilizer  yang berfungsi menjaga agar butir minyak tadi tetap teremulsi di dalam air.

Stabilizer kadang disebut dengan nama Emulgator, Pengemulsi, dan Penurun Tegangan Permukaan
  • Jenis stabilizer
1. Stabilizer alam : gom arab, tragakan, agar, pektin, metil selulosa, adeps lanae.

2. Stabilizer sintetis : tween, span, PVA, brij, solutol, stabilizer non ionik, anionik, kationik, dan amfoterik
  • Emulsi dapat terjadi secara temporer dan permanen. 
Emulsi temporer terjadi pada suatu minyak dan air yang dikocok bersama-sama, akan terbentuk butir-butir lemak , tetapi bila dibiarkan partikel-partikel minyak akan bergabung lagi dan memisahkan diri.
Emulsi permanen membutuhkan stabilizer
  • Ketidakstabilan Emulsi :
1. Memisah jadi dua bagian : creaming. Jika dikocok akan terbentuk kembali emulsi.

2. Pecah jadi dua bagian : koalesen-cracking, emulsi pecah yang irreversible

3. Inversi fase

emulsi kontemporer
emulsi kontemporer

emulsi kontemporer
emulsi permanen
  • TYPE EMULSI
Daya kerja stabilizer terutama disebabkan oleh bentuk molekulnya yang dapat  terikat baik pada minyak maupun air. Bila stabilizer  tersebut  lebih terikat pada air atau lebih larut dalam air (polar) maka dapat lebih membantu terjadinya emulsi minyak dalam air (o/w). Contohnya Tween. 
Sebaliknya, stabilizer lebih larut dalam minyak (nonpolar) terjadi lah emulsi air dalam minyak (w/o). Contohnya Span
  • FISIKA pembuatan emulsi :
1. Memberikan tenaga gerusan yang kuat dan cepat dalam lumpang

2. Menggunakan energi shearing

3. Menggunakan tekanan pada membran


Metode energi shearing
Metode Gerus Pada Lumpang

Metode energi shearing
Metode energi shearing

metode tekanan pada membran
metode tekanan pada membran

No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat