Sunday, February 16, 2014

Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Manusia
Secarah harfiah hak asasi manusia adalah hak sebagai hak yang dimiliki seseorang karena keberadaannya sebagai manusia. Hak ini bersumber dari pemikiran moral manusia dan diperlukan untuk menjaga harkat dan martabat individu sebagai seorang manusia. Isu mengenai hak asasi manusia merupakan tuntutan kemanusiaan. Saat ini HAM telah menjadi konsep hukum tertulis. Lebih lanjut Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) membuat deklarasi yang berjudul Universal Declaration of Human Rights 1948. Didalam deklarasi ini di akui bahwa manusia adalah individu yang menyandang status sebagai subyek hukum internasional di samping negara.

Hak Asasi Manusia
Sepanjang sejarah telah banyak terjadi pelanggaran terhadap orang melalui HAM. Telah terjadi peperangan yang menimbulkan banyak korban yang berarti juga melanggar  HAM itu sendiri bagi individu yang lain. Dan hal ini pasti menimbulkan pro dan kontra, baik berupa pembenaran dan penolakan dari negara yang bersangkutan. Ketidak seragaman ini adalah bukti bahwa masyarakat internasional itu adalah anarkis. Artinya tidak ada kekuatan institusi yang berwenang memberi keputusan seragam

     Adapun alasan Negara mengintervensi suatu Negara yaitu;

- Hak untuk mempertahankan diri, yang dimungkinkan oleh artikel 51 piagam PBB
- Di Undang oleh rezim (pemerintah) yang berkuasa di negara itu untuk menghadapi perlawanan didalam negeri.

Tetapi sekarang intervensi tidak hanya didalam bentuk peperangan dan militer saja. Sekarang ini terdapat pula intervensi dalam bentuk Hak Asasi Manusia dan intervensi dalam bidang ekonomi. Dalam beberapa pandangan melihat intervensi kemanusiaan, seperti liberal memahami prinsip kedaulatan, non-intervensi dan tudak menggunakan kekerasan terhadap negara lain. Namun mereka berpendapat bahwa tujuan utama dari negara adalah menjamin keamanan masyarakat. Apabila suatu negara yang seharusnya melindungi warganya malah melakukan pelanggaran terhadap hak asasi warganya itu sudah cukup alasan bagi negara atau warga negara lain untuk melakukan humanitarian intervensi.


Hak Asasi Manusia

 Ini menimbulkan pertanyaan apakah setiap warga negara yang menjunjung tingggi HAM akan terkena dampak dari humanatarian Intervension?.  Ada anggapan bahwa negara yang menjunjung tinggi HAM maka negara tersebut melalui spiral model of human development kerap dipandang adalah model pemaksaan oleh negara-negara lain tanpa memperhatikan keanekaragaman sejarah, kebudayaan, sistem politik tingkat pertumbuhan sosial dan ekonomi serta faktor-faktor lain tanpa memperhatikan keanekaragaman sejarah, kebudayaan, sistem politik, tingkat pertumbuhan sosial dan ekonomi serta faktor-faktor lain yang dimiliki negara yang bersangkutan. Oleh karena itu sangat sulit konsep HAM oleh negara barat di paksakan berlaku di negara lain karena itu sama saja emngingkari dan melanggar HAM itu sendiri.

No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat