Friday, January 17, 2014

Smart solution mengerjakan soal TPA

soal tpa


Dalam soal tes ujian masuk PTN seperti SBMPTN dan lainya, terdapat soal bertipe TPA atau soal2 yang berkaitan dengan nalar. yang jumlahnya tidak tentu setiap tesnnya ada yang 60, 70, 75 dan setiap jawaban benar kita diberi point +4 dan salah -1 tidak menjawab 0, karena soal TPA ini masih dibilang cukup mudah dan bersifat nalar / setiap orang pasti bisa menjawabnya, maka pada sesi TPA ini kita harus mengerjakanya dengan semaksimal mungkin minimal benar 60 lah kalau diberi waktu 60 menit, artinya satu soal 1 menit, dan kalu bisa di atas itu, agar nantinya point yang terkumpul banyak dan membuka peluang untuk bisa lulus, karena point yang bisa di dapat di TPA lumayan besar. TPA terdiri dari beberapa tes kemampuan penalaran, diantaranya aljabar dan aritmatika,  penalaran deduktif, dan penalaran verbal bagi yang belum baca smart solution yang kemampuan penalaran deduktif silahkan baca 

PENALARAN VERBAL
  1.  SINONIM (Padanan Kata)
Soal-soal sinonim, kemampuan yang dituntut adalah adik-adik mampu mencari arti dari sebuah kata pada pilihan jawaban yang tersedia. Tips agar adik-adik mudah menyelesaikan soal tentang sinonim adalah sering membaca. Nah, saat menemukan kata-kata asing, jangan ditinggalkan begitu saja, catat dan coba mencari padanan katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia. 
  • TRIK SUPERKILAT:
Seringkali ada pilihan jawaban yang hampir mirip dengan soal. Biasanya jawaban ini adalah diberikan sebagai jawaban jebakan.
Contoh
  •  soal sinonim
PARTIKELIR = ....
A. Tukang parkir
B. Partisan
C. Partisi
D. Swasta
E. Enterprener
  • Pembahasan:
Jawaban B dan C mirip dengan kata yang digunakan pada soal. Biasanya ini mudah kita eliminasi sebagai jebakan jawaban..... Sehingga mempemudah kita dalam menjawab soal sinonim ini. Jawaban yang tepat adalah ”swasta”.

2. ANTONIM (Lawan Kata)

Soal tentang antonim ini kebalikan dari sinonim. Dalam soal antonim adik-adik dituntut untuk mencari lawan kata dari soal yang diberikan.
Contoh
  •  soal antonim:
TERKATUNG
A. Melayang
B. Pasti
C. Ombak
D. Terperosok
E. Terbenam
  • Pembahasan:
Kata ”terkatung” memiliki makna ”terapung”. Sehingga lawan kata dari ”terapung” adalah ”terbenam”.
  • TIPS SUPERKILAT:
Untuk mempermudah menemukan jawaban, buatlah kalimat yang mengandung kata pada soal dan jawaban. Temukan mana yang memiliki makna sama.

3.  ANALOGI (Padanan Hubungan)

Pada soal analogi, adik-adik dituntut kemampuan untuk mencari padanan hubungan antara soal dengan jawaban. Pada tipe soal ini kemampuan nalar mutlak diperlukan untuk menemukan hubungan yang sama atau serupa pada pasangan kata pada soal dan jawaban. Langkah untuk menemukan hubungan tersebut adalah dengan mencoba kata yang cocok digunakan pada kedua pasangan kata pada soal maupun pada jawaban.
Kombinasi bentuk soal analogi ada tiga jenis:

  •  Diketahui pasangan pertama, ditanyakan pasangan kedua:
Contoh:
FIKTIF : FAKTA = .... : ....
A. dagelan : sandiwara
B. dongeng : peristiwa
C. dugaan : rekam
D. data : estimasi
E. rencana : projeksi
  • Pembahasan:
Padanan yang digunakan adalah ”sifat”. ”Fiktif adalah fakta yang tidak benar- benar terjadi, dongeng adalah peristiwa yag tidak benar-benar terjadi”
  •  Diketahui pasangan pertama dan salah satu kata dari pasangan kedua:
Contoh:
RUMPUT : LAPANGAN = bintang : ....
A. nebula
B. langit
C. angkasa
D. malam
E. antariksa
  • Pembahasan:
Padanan yang digunakan adalah ”asosiasi”. ”Rumput bisa ditemukan di lapangan, bintang bisa ditemukan di langit”
  • Diketahui hanya salah satu kata pada kedua pasangan kata:
Contoh 1:
MUSYAWARAH berhubungan dengan .... sebagaimana .... berhubungan dengan
LULUS.
A. rapat – tamat
B. berembuk – kuliah
C. diskusi – tugas
D. mufakat – ujian
E. debat – kompetisi
  • Pembahasan:
Padanan yang digunakan adalah ”fungsi”. ”Musyawarah diadakan untuk mencapai mufakat, ujian diadakan untuk mencapai kelulusan”
Contoh 1:
.... berhubungan dengan SIANG sebagaimana TITIK berhubungan dengan
....
A. pagi – huruf kapital
B. sore – bacaan
C. panas – koma
D. matahari – berhenti
E. malam – koma
  • Pembahasan:
Padanan yang digunakan adalah ”urutan”. ”Siang terjadi setelah pagi, huruf kapital mengawali kalimat setelah tanda titik”
  •  TIPS SUPERKILAT:
Bagi yang belum pernah mengerjakan soal analogi tentunya akan kesulitan karena daya nalar muncul karena dilatih. Jadi mulai sekarang jangan segan untuk berlatih! Oke! Bagi yang sering mengerjakan soal analogi tentunya dapat dengan mudah menemukan jawaban yang sesuai.
contoh
  • soal analogi:
KERING : LEMBAB = .... : ....
A. gelap : remang-remang
B. cahaya : terang
C. panas : basah
D. matahari : gunung
E. siang : malam
  • Langkah menyelesaikan:
 Coba temukan hubungan antara dua kalimat yang diketahui. Coba-cobalah membuat kalimat, misal lembab itu tidak kering. Lalu coba gunakan hubungan tadi pada semua pilihan jawaban, cari mana yang cocok dan sesuai dengan hubungan yang telah anda buat tadi, misal dicek pada jawaban:

A. gelap itu tidak remang-remang (bisa saja benar karena remang-remang itu proses menuju gelap)
B. cahaya itu tidak terang (salah)
C. panas itu tidak basah (salah)
D. matahari itu tidak gunung (salah)
E. siang itu tidak malam (bisa saja benar)

Masih ada dua kata yang bisa tepat, coba lagi bikin kata yang lebih spesifik. Oh jadi padanan hubungan yang digunakan adalah ”urutan”. Sehingga hubungan yang tepat antara adalah proses yang terjadi sebelum kering adalah lembab. Maka dengan mudah kita temukan jawabannya adalah, proses yang terjadi sebelum gelap adalah remang-remang. Sehingga, jawabannya KERING : LEMBAB = gelap : remang-remang.
  • SUPERKILAT:
Hubungan yang biasanya muncul pada soal tipe analogi atau padanan hubungan adalah:
  •   Urutan:
KERING : LEMBAB = .... : ....
A. gelap : remang-remang
B. cahaya : terang
C. panas : basah
D. matahari : gunung
E. siang : malam
”Sebelum kering adalah lembab, sebelum gelap adalah remang-remang.
  •   Definisi
GURU : SEKOLAH = .... : ....
A. penebang pohon : pabrik
B. musisi : piano
C. pengacara : panggung
D. penyanyi : suara
E. petani : ladang
”Guru bekerja di sekolah, petani bekerja di ladang”
  •   Ukuran
SAMUDRA : LAUT = .... : ....
A. benua : pulau
B. internasional : batas negara
C. kapal : nelayan
D. negara : pantai
E. luas : dalam
”Laut yang besar adalah samudra, pulau yang besar adalah benua.”
  •   Golongan
KUDA LAUT : KUDA = .... : ....
A. kucing : harimau
B. banteng : sapi
C. biawak : komodo
D. cacing : belut
E. merpati : elang
”Kuda laut bukan sejenis kuda, cacing bukan sejenis belut”
  •   Habitat
BURUNG : UDARA = .... : ....
A. ibu : halaman
B. unta : kebun binatang
C. makanan : meja
D. ikan : air
E. penyair : pujangga
”Burung hidupnya terbang di udara, ikan hidupnya berenang di air”
  •   Sebab Akibat
KEHAUSAN : AIR = .... : ....
A. kemakmuran : kerja keras
B. kebodohan : miskin
C. kegembiraan : hiburan
D. kelelahan : kerja
E. kelaparan : pangan
”Kehausan terjadi karena kekurangan air, kelaparan terjadi karena kekurangan pangan”
  •   Sifat
MONTIR : OBENG = .... : ....
A. polisi : peluru
B. pengarang : majalah
C. tukang : gergaji
D. sosiolog : kendaraan
E. mobil : bensin
”Obeng adalah alat yang digunakan oleh montir, gergaji adalah alat yang digunakan oleh tukang”
  •   Fungsi/Manfaat
SENAPAN : BERBURU = .... : ....
A. kapal : berlabuh
B. kereta : langsir
C. pancing : ikan
D. perangkap : menangkap
E. parang : mengasah
”Senapan digunakan untuk berburu, perangkap digunakan untuk menangkap”
  •   Asosiasi
KULIT : SISIK = .... : ....
A. tegel : lantai
B. rumah : kamar
C. keramik : mozaik
D. dinding : cat
E. atap : genteng
”Sisik-sisik menyusun kulit, gentenggenteng menyusun atap”

Sekian tips dan trik untuk tpa kemampuan verbal, semoga bermanfaat dan diterapkan dalam mengerjakan soal tpannya nanti baca juga

yang mau request silahkan corat coret komentarnya :D

2 comments:

  1. Request mas soal sbmptn tahun kemaren

    ReplyDelete
  2. woke gan, request akan diproses, trimakasih sudah berkomentar dan merequest

    ReplyDelete

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat