Sunday, January 12, 2014

Laporan Kimia Dasar Percobaan I Pengamatan ilmiah

I.          Nomor Percobaan                 : I
II.        Nama Percobaan                   : Pengamatan ilmiah
III.       Tujuan Percobaan                :
1.                  Memperoleh pengalaman dalam mencatat dan menjelaskan pengamatan percobaan.
2.                  Mengembangkan keterampilan dalam menangani alat kaca dan memindahkan bahan kimia padat maupun cairan.
3.                  Membiasakan diri dengan tata cara keselamatan krja di laboratorium.
IV.       Dasar Teori
            Ilmu kimia mempelajari bangun (struktur) materi dan perubahan – perubahan yang dialami materi ini dalam proses alamiah maupun eksperimen yang direncanakan.seperti dalam semua ilmu pengetahuan alam orang terus menerus membuat pengamatan dan mengumpulkan fakta yang kemudian dicatat dengan cermat sampai dibuat kesimpulan.
            Sebelum menarik kesimpulan,data hasil observasi yang banyak diringkas menjadi satu pernyataan singkat yang disebut “hokum”.Hukum dan fakta yang ada dijleaskan dengan bantuan hipotesis ataupun suatu teori yang ada dijelaskan dengan bantuan hipotesis ataupun suatu teori yang dirancang untuk menyarankan mengapa atau bagaimana suatu hal dapat terjadi.
            Semua hal ini jika disimpulkan merupakan suatu prosedur yang disebut penelitian ilmiah yang melibatkan tiga langkah utama, yaitu :
1.Pelaksanaan percobaan dan mengumpulkan data
2.Mengajukan hipotesis untuk menghubungkan dan menjelaskan data yang ada.
3.Mengajukan teori 
             Hipotesis yang diajukan kadang – kadang terbukti tidak terlalu sesuai dengan kenyataan yang nyata dan terjadi,walaupun tak segera ditolak.hal ini terjadi karena banyak para ilmuwan kimia yang enggan untuk meninggalkan teori lama untuk menganut dan mengembangkan teori yang baru yang oleh mereka dikatakan bahwa masih banyak hal – hal dialam ini yang samar- samar dan tidak jelas .Oleh sebab itu hipotesis dapat ditolak,diubah walaupun jarang. Sesudah diuji seksama bahkan menjadi hokum atau teori ilmiah. Penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis, teori-teori dan/atau hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam. Proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubungan-hubungan kuantitatif. Penelitian kuantitatif banyak dipergunakan baik dalam ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial, dari fisika dan biologi hingga sosiologi dan jurnalisme. Pendekatan ini juga digunakan sebagai cara untuk meneliti berbagai aspek dari pendidikan. Istilah penelitian kuantitatif sering dipergunakan dalam ilmu-ilmu sosial untuk membedakannya dengan penelitian kualitatif. Penelitian kuantitatif adalah definisi, pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survei untuk menentukan frekuensi dan persentase tanggapan mereka. Sebagai contoh: 240 orang, 79% dari populasi sampel, mengatakan bahwa mereka lebih percaya pada diri mereka pribadi masa depan mereka dari setahun yang lalu hingga hari ini. Menurut ketentuan ukuran sampel statistik yang berlaku, maka 79% dari penemuan dapat diproyeksikan ke seluruh populasi dari sampel yang telah dipilih. pengambilan data ini adalah disebut sebagai survei kuantitatif atau penelitian kuantitatif.            John W. Creswell, Research design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, SAGE, 200 Ukuran sampel untuk survei oleh statistik dihitung dengan menggunakan rumusan untuk menentukan seberapa besar ukuran sampel yang diperlukan dari suatu populasi untuk mencapai hasil dengan tingkat akurasi yang dapat diterima. pada umumnya, para peneliti mencari ukuran sampel yang akan menghasilkan temuan dengan minimal 95% tingkat keyakinan (yang berarti bahwa jika Anda survei diulang 100 kali, 95 kali dari seratus, Anda akan mendapatkan respon yang sama) dan plus / minus 5 persentase poin margin dari kesalahan. Banyak survei sampel dirancang untuk menghasilkan margin yang lebih kecil dari kesalahan

#Untuk lebih lengkapnya silahkan download versi Word

Download Laporan Kimia Dasar Struktur Senyawa

No comments:

Post a Comment

Silahkan corat coret kolom komentar ^_^

Ads Inside Post

semoga bermanfaat